Konsultasi Online

External Link
Follow Us
  • Facebook:
  • Twitter:
  • YouTube:

D
iskusi kelompok terarah atau Focus Group Discussion (FGD) adalah suatu proses pengumpulan informasi suatu masalah tertentu yang sangat spesifik melalui diskusi kelompok. Pada tanggal 23 Januari 2017 yang lalu, di Baristand Industri Manado telah dilaksanakan kegiatan FGD yang  bertujuan untuk memperoleh masukkan maupun informasi mengenai judul-judul penelitian yang akan diusulkan pada tahun  2018.

alt

Kegiatan diskusi kelompok terarah ini dipimpin oleh moderator Dr. Ir. Broerie Pojoh, M.Sc. Peserta yang hadir berasal dari beberapa institusi litbang yang ada di daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo seperti: Badan Penelitian dan Pengembangan  Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Balai Penelitian Kelapa dan Palma Lain, Universitas Sam ratulangi, Universitas Negeri Gorontalo serta peneliti di Baristand Industri Manado. Pada kesempatan tersebut, Kepala Baristand Industri Manado membuka peluang untuk melakukan kerjasama riset bersama dan seminar hasil penelitian yang dihasilkan oleh masing-masing lembaga litbang.

alt

Last Updated (Thursday, 02 February 2017 10:03)

 

T
ahun 2017 diawali dengan kunjungan Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenperin Ir. Soerjono, MM ke Baristand Industri Manado dalam rangka persiapan pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2017. Pertemuan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 20 Januari 2017. Dalam kegiatan ini Irjen melakukan kunjungan ke area kerja untuk meninjau fasilitas dan sarana yang ada di Baristand Industri Manado, terutama area laboratorium dengan berbagai peralatan laboratoriumnya. Informasi dan penjelasan diberikan oleh penanggung jawab area kerja tentang fungsi dan kegunaan dari alat dan perlengkapan yang terletak dimasing-masing area kerja. 

alt

Kunjungan Irjen dan Tim Auditor dilanjutkan dengan pertemuan bersama pimpinan dan pegawai Baristand Industri Manado. Pembukaan oleh Kepala Balai Dr. Ir. Broerie Pojoh, M.Sc dan penyampaian kegiatan oleh Irjen Ir. Soerjono, MM. Beberapa informasi dan hal-hal penting disampaikan dalam pertemuan ini, yaitu peran dari Inspektorat Jenderal Kemenperin dan motivasi serta saran untuk  Balai dalam melaksanakan kegiatan tahun anggaran 2017.

alt

Beliau menyampaikan dalam pelaksanaan kegiatan penanggung jawab kegiatan harus rajin melakukan konsolidasi dengan inspektorat sehingga anggaran yang digunakan tepat sasaran. Fasilitas-fasilitas yang tidak berfungsi perlu diperbaiki supaya tidak menghambat pekerjan dan membuat nyaman area kerja. Selanjutnya Irjen memberikan saran agar pembukuan administrasi harus rapih dan harapan Irjen kepada Satker Balai agar kerjasama dengan inspektorat semakin erat, bekerjasama untuk kepentingan bersama tidak usah takut dan ragu-ragu.

alt

Last Updated (Thursday, 02 February 2017 10:04)

 

alt

S
etelah habis masa berlaku SPPT-SNI AMDK dari CV. Segarindo, yang diserahkan pada tanggal 15 Oktober 2012 yang lalu. CV. Segarindo kembali mengajukan SPPT-SNI AMDK untuk 4 tahun kedepan. Setelah melalui tahapan sertifikasi produk maka pada tanggal 10 November 2016 kembali dilakukan penyerahan SPPT-SNI AMDK kepada CV. Segarindo oleh LSPro Baristand Manado. Dengan ini CV. Segarindo berhak mencantumkan kembali tanda SNI pada produk, kemasan dan label produksinya.

alt

Last Updated (Wednesday, 01 February 2017 07:08)

 

B
erdasarkan Peraturan Menteri keuangan Nomor 134/PMK.08/2015 tentang Penugasan Khusus kepada Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). Dalam hal ini, Penugasan Khusus yang dilaksanakan oleh LPEI diberikan secara selektif dan terbatas pada sektor ekonomi, komoditas, negara tujuan ekspor, kriteria pelaku ekspor dan bentuk pembiayaan ekspor. Setiap Kementerian/Lembaga Pemerintah Nonkementerian dapat mengusulkan atau mengajukan program pembiayaan ekspor. Terkait hal tersebut Direktorat Jenderal Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Internasional (DIRJEN KPAII) menyelenggarakan "Sosialisasi Pemanfaatan Program Fasilitasi Pembiayaan Ekspor Untuk Sektor Terpilih Tahun 2016/2017" yang dilaksanakan di Baristand Industri Manado pada tanggal 10 November 2016.

alt

Pembukaan sosialisasi oleh Kepala Baristand Industri Manado Dr. Ir. Broerie Pojoh, M. Sc dan sebagai pimpinan rapat yaitu Direktur Ketahanan Industri Bpk. Dody Widodo.

alt

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan Industri Dalam Negeri (IDN) di Wilayah Propinsi Sulawesi Utara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Sulawesi Utara Ir. Yenny Karouw, M. Si dan perwakilan Dinas Perindag Kota Bitung.

alt

Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada pelaku industri dalam negeri dan kepada pemerintah daerah. Sehingga program ekspor nasional dapat terwujud dan dilaksanakan.

Last Updated (Thursday, 10 November 2016 15:15)

 

K
esuksesan suatu penelitian ditentukan dengan dapat diterapkannya hasil penelitian kepada pengguna. Oleh karena itu, hasil penelitian harus didiseminasikan kepada pengguna. Pengguna adalah pihak yang menggunakan informasi tersebut untuk usahanya maupun pengguna yang akan membangun usaha/industri yang baru juga pengguna dari pihak akademisi, peneliti, swasta, pemerintah dan pihak-pihak yang membutuhkan informasi tersebut untuk diaplikasikan.

alt

Baristand Industri Manado sebagai lembaga litbang pada tanggal 27 Oktober 2016 telah melaksanakan kegiatan "Diseminasi Hasil Penelitian Dalam Rangka Pengembangan SDM Industri" di Kelurahan Winangun yang dihadiri oleh 40 orang peserta.

alt

Maksud dan tujuan Diseminasi ini adalah untuk memasyarakatkan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Baristand Industri Manado dan untuk meningkatkan kompetensi SDM industri dengan meningkatkan pengetahuan tentang teknologi yang dihasilkan melalui penelitian yang dilaksanakan oleh Baristand Industri Manado. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pembiayaan DIPA tahun 2016 Baristand Industri Manado.

alt

Kegiatan dimulai dengan laporan panitia dan sambutan oleh Kepala Baristand Industri Manado Dr. Ir. BroeriePojoh, M.Sc. Selanjutnya para peneliti yang bertindak sebagai instruktur, memberikan informasi tentang hasil penelitian melalui presentasi materi dan dilanjutkan dengan praktik yaitu; Teknologi Proses Pembuatan Nugget, Bakso Ikan dan Saos Tomat. Dalam pelaksanaan kegiatan peserta melakukan diskusi dan tanya jawab kepada instruktur pembawa materi sambil terlibat langsung dalam kegiatan praktik.

Last Updated (Wednesday, 09 November 2016 09:29)

 

D
alam rangka meningkatkan kinerja pegawai Baristand Industri Manado, pada hari Senin, tanggal 3 Oktober 2016 telah dilaksanakan Sosialisasi Budaya Kerja dan Kegiatan yang dilaksanakan oleh Baristand Industri Manado. Materi sosialisasi tersebut meliputi ; Insan Oke, Renstra Baristand Industri Manado, Program tahun 2017, Pelayanan Publik, Kode Etik Pelayanan Publik, SOP (Standard Operasional Prosedur), SPIP (Sistem Pengendalian Intern Pemerintah), Kelembagaan (LAK, LSPro, ISO 9001-2008), Litbang, Perekayasaan dan Fungsional tertentu.

alt

Materi Insan OKE dibawakan oleh Kepala Balai Dr. Ir. Broerie Pojoh, M.Sc, diawali dengan mendengarkan bersama lagu Mars Insan Oke, selanjutnya menjelaskan tentang budaya kerja Insan Oke yang harus dimiliki oleh pegawai yaitu; Integritas, Profesional, Inovatif, Produktif dan Kompetitif. Dengan memiliki budaya kerja tersebut diharapkan dapat menunjang program Kemenperin untuk mancapai tujuannya yaitu; Terbangunnya Industri yang Tangguh dan Berdaya Saing.

alt

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai Baristand Industri Manado. Pelaksanaan kegiatan ini yaitu penyampaian materi dan tanya jawab.

alt

Materi-materi selanjutnya dibawakan oleh kepala-kepala seksi dan KJF sesuai dengan Tupoksinya.

alt

Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi kepada seluruh pegawai, tentang kegiatan-kegiatan tersebut di atas, karena kerap kali ditemui ada pegawai yang tidak tahu dan belum mengerti tentang penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sehingga itu menjadi penghambat dalam menjalankan kegiatan kerja bahkan ketika dalam pelaksanaan Audit oleh pihak lain. Lewat kegiatan ini diharapkan setiap penyelenggaraan kegiatan di Baristand Industri Manado diketahui dan dipahami oleh pegawai dan dapat dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja, terutama bagi pegawai yang terlibat langsung dengan program dan kegiatan tersebut.

Last Updated (Friday, 07 October 2016 14:40)

 

P
engelolaan tempat kerja yang benar, baik dan bermutu adalah impian kita semua. Untuk itulah Kementerian Perindustrian menerapkan budaya kerja 5K. Dengan harapan dapat meningkatkan bekerja lebih efisien, produktif dan efektif serta berdampak positif bagi keselamatan dan kesehatan kerja. Budaya kerja 5K adalah keteraturan, kerapihan, kebersihan, kelestarian dan kedisiplinan. Konsep ini dimulai dari diri sendiri dan selanjutnya untuk diterapkan pada unit kerjanya. Apabila perlakuan 5K dilaksanakan secara terus menerus maka akan membentuk budaya kerja yang mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja dan mutu pelayanan kepada publik.

Untuk menilai hasil kerja yang telah dilakukan oleh kelompok 5K dilingkungan unit kerja Kementerian Perindustrian, Tim Penilai Pusat Manajemen Budaya Kerja 5K Kementerian Perindustrian melakukan kunjungan penilaian eksternal di Baristand Industri Manado selama dua hari yaitu tanggal 27-28 September 2016.

alt

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Tim penilai eksternal yaitu Pak Didi dan Ibu Astuti, serta Kepala Balai dan para Kepala Seksi.

alt

Kegiatan selanjutnya yaitu audit lapangan dan dokumen. Didampingi oleh kepala seksi melakukan audit lapangan ke area penilaian yaitu area kerja dan fasilitas penunjang di kantor Baristand Industri Manado.

Hasili audit dari tim penilai eksternal disampaikan pada acara penutupan tanggal 28 September 2016. Kegiatan Audit dilakukan untuk perbaikan bersama.

alt

Last Updated (Wednesday, 28 September 2016 15:08)

 

A
pa yang dimaksud dengan AMDK?

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI No.705/MPP/Kep/11/2003 AMDK atau air minum dalam kemasan adalah air baku yang sudah diproses tanpa bahan pangan lainnya dan bahan tambahan pangan, dikemas, sehingga aman untuk diminum dan air baku itu sendiri merupakan air yang telah memenuhi persyaratan kualitas air bersih untuk diolah menjadi produk Air Minum Dalam Kemasan.

Menurut SNI 01-3553-2006, Air Minum Dalam Kemasan merupakan air baku yang sudah diproses, dikemas dan aman untuk diminum mencakup air mineral dan juga air demineral. Air mineral merupakan air minum dalam kemasan  yang mengandung mineral dalam jumlah tertentu tanpa menambahkan mineral. Air demineral merupakan air minum di dalam kemasan yang didapatkan melalui proses pemurnian secara destilasi, deionisasi, reverse osmosis (RO).

alt

Berdasarkan Kemenperindag No.705/MPP/Kep/11/2003 tentang Persyaratan Teknis Industri Air Minum Dalam Kemasan dan Perdagangan menjadikan SNI 01-3553-2006 sangat diwajibkan untuk dimiliki dan diterapkan oleh perusahaan AMDK.

SNI adalah standar yang berlaku secara nasional di Indonesia. Tanda SNI adalah tanda sertifikasi yang dibubuhkan pada barang, kemasan atau label yang menyatakan telah terpenuhinya persyaratan SNI. Sertifikasi Produk Penggunaan Tanda SNI atau SPPT SNI adalah Sertifikat Produk Penggunaan Tanda SNI yang diberikan kepada produsen yang mampu menghasilkan barang dan atau jasa yang sesuai persyaratan SNI.

Baristand Industri Manado telah memiliki Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro), yang melakukan sertifikasi produk sesuai dengan standar produk yang diacu dan diakui melaui evaluasi dan kajian sistem mutu/verifikasi, pengambilan contoh dan penilaian hasi uji.

LSPro Baristand Industri Manado merupakan Lembaga Penilaian Kesesuaian yang memiliki kompetensi dalam menerbitkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI dan telah memperoleh Sertifikat Akreditasi Lembaga Sertifikasi Produk dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) dengan Nomor Sertifikat LSPro-034-IDN, dengan Ruang Lingkup Akreditasi Air Minum Dalam Kemasan (SNI 01-3553-2006) dan Garam Konsumsi Beryodium (SNI-01-3556-2010).

Last Updated (Wednesday, 31 August 2016 14:45)

 

L
embaga Sertifikasi Produk (LSPro) Balai Riset dan Standardisasi Industri Manado pada hari Senin, 13 Juni 2016 telah meyerahkan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda (SPPT) SNI kepada PT. Empat Saudara dalam produksi Garam Konsumsi Beryodium setelah Pimpinan Puncak menyetujui SPPT SNI atas keputusan rapat Tim Reviewer LSPro Baristand Industri Manado tanggal 31 Mei 2016 dengan nomor sertifikat 755/Bd/BP.8/LSPro/VI/2016. SPPT SNI ini dekeluarkan oleh LSPro Baristand Industri Manado kepada produsen karena telah mampu memproduksi Garam Konsumsi Beryodium sesuai SNI 3556-2010.

alt

Penyerahan sertifikat ini merupakan tahap akhir dalam rangkaian proses pengajuan tanda SNI oleh PT. Empat Saudara. Dengan dikeluarkannya sertifikat SNI ini maka LSPro Baristand Industri Manado memberikan hak untuk menggunakan nomor SNI 3556-2010 untuk Garam Konsumsi Beryodium yang diproduksi PT. Empat Saudara dan kode lembaga LSPro Baristand Industri Manado LSPr-034-IDN pada label merek sesuai Dokumen Mutu LSPro Baristand Industri Manado dan perundangan yang berlaku.

Masa berlaku sertifikat ini adalah 4 (empat) tahun sejak tanggal ditetapkan keputusan sertifikasi. Dengan demikian diharapkan perusahaan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pengguna/konsumen yang menggunakan produk hasil produksi perusahaan.

Last Updated (Tuesday, 23 August 2016 13:32)

 
aas.JPG
Pencarian
Survei
Apakah informasi di website ini membantu anda?
 
Jumlah Kunjungan